Setelah Babyjess menunjukkan bahwa "request gaya rambut" itu mudah dan menyenangkan, banyak salon dan freelance hairstylist meluncurkan paket "Babyjess Package". Paket ini menawarkan konsultasi gaya berdasarkan request pelanggan, plus dokumentasi konten gaya hidup ala Babyjess.
Mengapa fenomena ini masuk dalam kategori "lifestyle and entertainment" ? Karena rambut bukan sekadar rambut lagi di era digital ini. Rambut adalah kanvas, pernyataan mood, bahkan menjadi tontonan publik.
Lagu/unggahan "babyjess rambut baru gokil bisa request gaya colmek" menonjol sebagai konten viral yang menggabungkan gaya santai, humor, dan interaksi langsung dengan audiens melalui fitur request. Untuk pendengar yang menikmati tren media sosial yang enerjik dan spontan, ini memberikan hiburan cepat; bagi yang mengutamakan kualitas musikal atau lirik bermakna, hasilnya terasa dangkal.
Konsep "bisa request gaya" bahkan menginspirasi sebuah web series interaktif. Dalam serial tersebut, penonton bisa menentukan gaya rambut karakter utama setiap episode — yang secara langsung mempengaruhi jalan cerita dan interaksi antar tokoh. Ini adalah lompatan besar dari sekadar entertainment pasif menuju pengalaman imersif.
Apa arti kata "gokil" dalam konteks Babyjess kali ini? Bukan sekadar keren atau ekstrem. "Gokil" di sini mengandung unsur kejutan, interaksi, dan personalisasi.
Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube dan TikTok-nya, Babyjess mengumumkan:
"Guys, rambut baruku ini gokil banget karena bentuknya bukan dari kepalaku sendiri. Lo yang tentuin! Dari mulai warna, model poni, sampai aksesoris yang bakal aku pake di konten lifestyle dan entertainment minggu depan, semua bisa lo request!"
Pernyataan ini langsung disambut dengan antusiasme luar biasa. Dalam 24 jam pertama saja, kolom komentar dibanjiri lebih dari 150 ribu permintaan. Mulai dari request model rambut ala artis K-Pop hingga gaya rambut vintage ala tahun 80-an.
Sebelum membedah lebih dalam soal rambut barunya yang "gokil", mari kita rehat sejenak untuk memahami siapa Babyjess. Sebagai seorang content creator, public figure, dan trendsetter di kalangan Gen Z dan milenial, Babyjess memiliki ciri khas yang sulit ditiru: keberanian untuk tampil beda.
Mulai dari warna rambut neon, potongan asimetris, hingga aksesoris rambut yang ekstravaganza, Babyjess selalu menggunakan rambutnya sebagai kanvas ekspresi diri. Tidak heran jika "rambut baru" menjadi momen yang selalu dinanti oleh jutaan pengikutnya.
Namun, kali ini berbeda. Babyjess tidak sekadar mengganti warna atau model rambut. Ia mengajak penggemarnya untuk terlibat langsung dalam proses kreatif tersebut. Inilah yang kemudian melahirkan tagar #RambutBaruGokil yang semalam suntuk menjadi trending topic di berbagai platform.
Tren ini membuka peluang besar:
Tentu, tidak ada fenomena viral tanpa sisi kontroversial. Beberapa kritik yang muncul antara lain: